Arsip untuk Juni 24th, 2008|Halaman arsip harian
booting lambat?
Dengan spesifikasi komputer standard saat ini, untuk menampilkan windows [Xp] secara penuh seharusnya kurang dari satu menit atau sekitar itu. Tetapi jika tampilnya lebih dari 2 menit atau berhenti lama sebelum desktop (icon, start menu dan lainnya ) tampil penuh, kemungkinan ada yang bermasalah windows-nya.
Ada beberap hal yang bisa kita cek untuk mengetahui permasalahan ini. Hal mendasar yang harus diperiksa adalah program apa saja yang berjalan ketika windows tampil. Untuk mengetahuinya bisa di periksa dengan tools seperti Autoruns. Lihat di Tab Logon terutama bagian HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run sampai kebawah.
Daftar yang ada merupakan program yang akan selalu dijalankan bersamaan dengan windows. Jika ada program yang tidak dikenal, mencurigakan atau aneh, hilangkan tanda check disampingnya, yang berarti program tersebut tidak akan dijalankan ketika windows start. Atau program yang hanya meminta Update atau aplikasi lainnya yang tidak begitu penting, hilangkan saja tanda checknya ( baca juga inidan ini )
Setelah selesai, kemudian Restart Komputer, dan periksa apakah loading masih juga lambat. Jika masih lambat maka perlu dicek Sistem-nya dengan langkah sebagai berikut :
* Buka Event Viewer (Control Panel > Administrative Tools > Event Viewer)
* Setelah tampil, dari daftar di sebelah kiri dibagian Even Viewer (Lokal) pilih System, akan ditampilkan keterangannya/pesan disebelah kanan (Informations, Error dan warning)
* Hapus pesan yang ada, dengan cara memilih menu Action > Clear All Events. Ketika muncul konfirmasi akan disimpan, klik saja yes untuk menyimpan semua pesan tersebut. Setelah daftarnya kosong, Restart Komputer
* Ketika loading biarkan sampai windows tampil penuh, setelah selesai, periksa kembali Event Viewer bagian System (seperti diatas)
* Coba diamati, terutama bagian Error atau Warning. Periksa kolom waktuya (Time), jika selisih waktu antara pesan tersebut dengan pesan d atasnya cukup jauh (mungkin lebih dari 1 atau 2 menit), maka kemungkinan permasalahannya disitu. Double klik untuk mengetahui permasalahannya
Jika kita bisa memahami permasalahan/deskripsinya maka coba langsung diatasi. Tetapi mungkin sebagian akan kesulitan membaca pesan tersebut, apalagi ada informasi yang sama sekali aneh. Jika seperti itu, catat atau perhatikan pesan yang ada, kemudian kita tanya ke ahlinya (perlu koneksi ke Internet) yaitu dengan membuka alamat ini : http://go.microsoft.com/fwlink/events.asp
Bagaimana Selanjutnya ?
Setelah membuka link tersebut, tampil seperti berikut.
Coba gunakan pencarian yang diatas, jika tidak brehasil gunakan pencarian bagian bawah. Bisa dimasukkan kode event ID atau sebagian isi dari Description. Seharusnya akan ditampilkan artikel atau pembahasan mengenai permasalahan yang ada. (http://ebsoft.web.id)
mencegah virus menular melalui flash disk
User Key: [HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer]
System Key: [HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer]
Name: NoDriveAutoRun
Type: REG_DWORD (DWORD Value)
Value: 32-bit bitmask
Mencegah virus menular melalui Flashdisk
Mencegah virus menular melalui Flashdisk
Dengan penggunaan flashdisk yang sudah umum dimana-mana, menjadi salah satu sebab menjamurnya virus, terutama virus lokal. Ini terlihat sejak masa jayanya virus brontok. Sampai saat ini, saya sering sekali melihat hampir setiap komputer/laptop teman-teman di perkantoran terkena virus, yang terkadang mereka tidak menyadari. Selain Antivirus yang seharusnya senantiasa diupdate minimal seminggu sekali, sebenarnya ada tips yang sangat bermanfaat untuk mencegah menularnya virus dari media seperti flashdisk tanpa kita sadari. Berikut langkah-langkahnya :
1.Buka Registry Editor, dengan cara klik Start Menu > Run dan ketik regedit dan klik OK
2.Cari Lokasi :
KEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
3.Buat key baru ( Klik kanan > New > DWORD Value ) beri nama : NoDriveAutoRun
4.Double klik untuk mengisi nilai ( data ). Pilih Base : Decimal dan isikan Value data dengan nilai 67108863
5.Jika diperlukan, dapat juga menambahkan nilai yang sama di
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
6.Restart Komputer
Dengan penambahan setting ini, maka ketika kita memasang flashdisk, windows tidak akan otomatis menjalankan program autorun yang ada di flashdisk. Untuk lebih jelasnya, artikel ini dapat dicari/dibaca di tutorial Windows Registry Guides.
Tips mencegah Virus menyerang/masuk komputer kita
Sebaik apapun antivirus yang kita gunakan + Update terbaru pun tidak menjamin komputer bebas dari virus, karena virus selalu berkembang dan update anti virus [sebagian besar] hanya mengikuti perkembangan virus itu sendiri ( jadi ketika virus sudah menyebar, kemungkinan anti virus bisa mendeteksi baru beberapa hari kemudian ). Tetapi Komputer tanpa anti virus jauh lebih rentan untuk terkena virus
Bagi sebagian besar pengguna, mungkin artikel ini sudah biasa dan bukan barang yang baru lagi, tetapi bagi pengguna biasa / awam mungkin dapat bermanfaat untuk mencegah virus masuk / menular ke PC kita. Mengingat perkembangan virus dalam negeri yang begitu pesat. Hal ini mungkin karena banyaknya [adanya] source code yang menjelaskan cara pembuatan virus yang dipublikasikan secara umum, yang mungkin maksudnya sekedar tukar informasi saja, tetapi diluar itu kemungkinan banyak yang mengembangkan sendiri untuk membuat virus dan memancing programmer untuk mencoba-coba.
Beberapa hal yang perlu di persiapkan untuk mencegah virus masuk/menular ke komputer kita adalah:
* Gunakan antivirus yang senantiasa di update, paling tidak seminggu sekali, jika online maka aktifkan auto update pada antivirus
* Non aktifkan fasilitas autorun pada komputer kita, sehingga CD-ROM maupun flashdisk yang kita masukkan ke komputer tidak langsung menjalankan file yang ada di dalamnya. Bagi yang belum tahu, bisa dilihat caranya disini
* Tampilkan semua ekstensi file windows, termasuk file system windows. Caranya : Di windows explorer buka menu Tools > Folder Options… kemudian pilih tab view Kemudian pilih (aktifkan) opsi “show hidden files and folder”, hilangkan check pada pilihan “Hide extensions for known file types” juga hilangkan tanda check pada “Hide protected operating system files (Recommended)”.
* Periksa setiap flashdisk yang dimasukkan apakah ada file autorun.inf, jika ada coba dilihat isinya, jika mengacu ke sebuah file .exe, .dll atau .scr yang aneh / hidden, segera hapus file-nya atau scan dengan antivirus
* Ini yang mungkin sangat penting : Jika komputer digunakan oleh banyak orang, minta agar pengguna berhati-hati sebelum menjalankan sebuah file, jangan hanya melihat icon-nya, tapi melihat ekstensinya. Misalnya file itu dengan icon ms word, excel, gambar, mp3 dsb tetapi kok berekstensi .exe, .scr, .vbs, .bat atau tidak sesuai dengan iconnya, harap diwaspadai
* Gunakan tools / program seperti autoruns untuk melihat file/program apa saja yang berjalan ketika windows diaktifkan. Jika ada program yang aneh segera tanyakan kepada orang yang lebih tahu.
Semoga artikel ini bermanfaat, jika ada tambahan/masukan tips silahkan, diharapkan akan menambah keamanan dalam menggunakan komputer
mendeteksi adanya virus
Tips ini mungkin bermanfaat, terutama disaat komputer kita atau teman kita kok tiba-tiba “aneh”. Ada beberapa indikasi yang mungkin bisa dijadikan dasar untuk memperkirakan apakah komputer kita terinfeksi virus ( Untuk Sistem Operasi Windows ), diantaranya :
* Komputer mulai berjalan sangat lambat, ini juga bisa terjadi karena banyaknya program yang kita install dan berjalan di background
* Munculnya file-file aneh di folder tertentu. Misalnya file yang bernama sama dengan file dokumen atau nama folder
* Komputer sering restart atau mati sendiri sewaktu-waktu atau kita membuka program khusus seperti Task Manager, anti virus dan lainnya
* Adanya logo tertentu jika kita klik kanan My Computer > Properties
* Hilangnya beberapa opsi di komputer atau program tidak bisa berjalan, seperti tidak bisa membuka Folder Options atau menunya hilang, tidak bisa menjalankan Registry Editor, Membuka kotak Run, Command Prompt dan lainnya
* Program Anti virus dan sejenisnya tidak bisa berjalan
* Terkadang muncul pesan-pesan aneh seperti puisi dan sejenisnya
Jika komputer anda mengalami beberapa indikasi diatas, berikut tips untuk mencari lokasi virus yang kemungkinan menyerang komputer kita.
Sebelumnya ada tools/program yang diperlukan, yaitu Autoruns yang merupakan merupakan bagian dari tools SysinternalsSuit Selengkapnya bisa juga dibaca Artikel ini, tentang cara memperolehnya.
Untuk melakukan pengecekan, pertama-tama silahkan dibuka program Autoruns
, kemudian pilih tab Logon. Daftar yang ditampilkan merupakan file-file atau program yang berjalan bersama Windows ketika kita mengaktifkan komputer. Jika ada file-file yang aneh atau tidak penting maka bisa di non aktifkan, dengan menghilangkan tanda check. Tetapi hati-hati, jangan salah menonaktifkan program, karena bisa berakibat Windows tidak berhasil hidup. Berikut beberapa daftar yang merupakan program atau aplikasi yang dimiliki Windows dan sebaiknya tetap dibiarkan, jangan dihilangkan tanda checknya :
* rdpclip, merupakan aplikasi utama yang menangani masalah Copy File. Menyediakan fungsi bagi Terminal Services server yang mengijinkan copy dan paste antara server dan client. Program is important penting untuk kestabilan dan keamanan komputer, jadi biarkan saja
* userinit, merupakan kunci proses di sistem operasi Windows. Pada proses boot-up aplikasi ini mengatur urutan start up yang diperlukan, seperti Koneksi jaringan, dan Windows Shell. Program ini sangat penting, jangan dimatikan
* explorer, merupakan program manager atau Windows Explorer. Aplikasi ini mengatur Tampilan Windows, Start Menu, taskbar, DEsktop dan File Manager. Jika dimatikan maka tampilan/antarmuka windows tidak akan muncul.
* ctfmon, merupakan proses aplikasi yang dimiliki Microsoft Office, mengatur masalah Alternative User Input Text Input Processor (TIP) dan Microsoft Office XP Language Bar. Program ini tidak harus jalan, tetapi sebaiknya tidak dimatikan.
Ketiga file pertama merupakan aplikasi yang biasanya senantiasa ada di sistem operasi windows ( kecuali windows 9x / ME, yang mungkin hanya userinit dan explorer), dan seharusnya dibiarkan saja, sedang aplikasi keempat muncul jika terdapat aplikasi Microsoft Office di sistem. Dan penting diperhatikan bahwa dua aplikasi pertama diatas ( rdpclip dan userinit ) lokasinya ( kolom Image Path ) ada di C:\Windows\sistem32, aplikasi explorer ada di folder C:\Windows, sedang ctfmon ada di folder C:\Windows\sistem32, dengan asumsi kita install Sistem operasi di Drive C:. Selain keempat file diatas, bisa dicermati lokasi filenya dikolom Image Path, Apakah file tersebut merupakan anti virus, anti spyware, Sound manager, tools untuk printer dan sebagainya. Jika ada aplikasi yang lokasinya di tempat aneh atau di windows system, tetapi kita tidak mengenalinya atau tidak pernah menginstall aplikasi tersebut, bisa jadi merupakan virus.
Ada beberapa hal ketika kita mencermati daftar yang ada dalam Autoruns tersebut. Terkadang virus, Trojan, Malware dan sejenisnya akan menggunakan nama yang sama atau mirip dengan aplikasi yang dimiliki windows seperti explorer, expiorer, exploler, spooler dan sebagainya, maka perlu dicermati nama dan lokasinya. Misalnya ada nama explorer tetapi lokasinya bukan di C:\Windows, maka bisa jadi adalah virus. Selain itu, jika kita hilangkan tanda check program atau aplikasi tertentu kemudian setelah beberapa waktu di refresh kembali lagi atau muncul lagi, maka kemungkinan besar aplikasi tersebut merupakan salah satu virus.
Jika ingin mengetahui deskripsi tentang suatu proses aplikasi, bisa dilihat alamat ProcessLibrary.com. Semoga bermanfaat.
avg 7.5 vs avg 8.0
Sudah lebih dari satu bulan sejak di release-nya AVG 8.0 Free Edition, apakah anda termasuk pengguna AVG? Sudah menggunakan versi 8.0 atau masih dengan versi 7.5. Apakah versi baru selalu lebih baik dari versi sebelumnya? bagaimana kinerja AVG 8.0 ?
Berikut beberapa perbandingan antara AVG 7.5 Free Edition dengan AVG 8.0 Free Edition baik berdasarkan pengalaman selama menggunakan keduanya maupun didapatkan dari berbagai diskusi atau forum lain di Internet.
Perbandingan Umum
AVG 7.5 Free Edition AVG 8.0 Free Edition
Operating System Win 98/ME/NT/2000/XP/Vista Win 2000/XP/Vista
Minimum Hardware
Requirement
* Intel 486 133 MHz * Intel Pentium CPU 300 MHz
* 30 MB HDD space (instalasi) * 70 MB HDD space (installasi)
* RAM 32 MB * RAM 64 MB
Program Installation 37 MB 47 MB
Interface Simple Modern
Manual Update 4 Sizes : ~60 KB, ~800 KB, ~6MB, ~23 MB 2 Sizes : ~6 MB, ~23 MB
Update Type Priority, Recommended, Optional - (One type)
Components * AntiVirus * Antivirus
* Scheduler * Scheduler
* Email Scanner * Email Scanner
* Resident Shield * Resident Shield
* Virus Vault * Virus Vault
* Update manager * Update manager
* Shell Extensions * Shell Extensions
* Anti Spyware
* Link Scanner
Memory Usage (Idle)* 3.1 MB 49.1 MB
(avgemc.exe, avgupsvc.exe, avgcc.exe,avgamsvr.exe) (avgwdsvc.exe, avgrsx.exe, avgtray.exe, aavgapi.exe)
Memory Usage (Scan)* 63.4 MB 122 MB
Av. CPU Usage* 14% 28%
Waktu Scanning
Di komputer saya, dengan spesifikasi CPU AMD Athlon 64 LE-1600 2.2 GHz, 896 MB RAM proses scanning seluruh file di komputer antara AVG 7.5 dan AVG 8.0 Update 2 Juni 2008 adalah sebagai berikut :
AVG 7.5 Free Edition AVG 8.0 Free Edition
Object Scanned 79.802 804.012
22 Sample Virus 1 tidak terdeteksi Semua terdeteksi
Waktu Scan 55 Menit 36 detik 1 Jam 8 menit 4 detik
Error - -
Pada proses scanning tersebut, setting scan archive tidak diaktifkan agar tidak telalu lama. Kemudian diambilkan sample 22 jenis virus yang baru-baru saja banyak menginfeksi komputer teman-teman disini. Untuk AVG 8.0 menggunakan setting default. Hasilnya, AVG 7.5 tidak berhasil mendeteksi satu virus ( W32.Drowor.C atau Trojan horse Generic8.EGR ). Object scanned yang berbeda sangat jauh di AVG 8.0, sepertinya karena scan pada Registry windows, sehingga waktu scannya pun lebih lama.
Dari beberapa perbandingan diatas, meskipun hanya 22 sample virus, terlihat untuk kemampuan mendeteksi virus, AVG 8.0 lebih baik, disamping memiliki tambahan fasilitas seperti Anti Spyware dan Link Scanner (Safe search). Meskipun begitu AVG 8.0 memiliki beberapa kekurangan terutama dibanding AVG 7.5, antara lain:
* Penggunaan memory yang cukup besar, bahkan disaat Idle ( tidak digunakan untuk scan ). Jika komputer masih kelas-kelas pentium 3 kebawah atau memori hanya 128-256 MB akan terasa cukup berat.
* Jika salah satu komponen di non aktifkan, maka AVG akan selalu memberikan keterangan “You are Not Protected”, dengan icon AVG yang disertai tanda warning merah.
* Tidak bisa menon aktifkan auto update. Jika komputer tidak terkoneksi ke internet, fasilitas ini tidak perlu diaktifkan.
* Meski tampilannya terkesan modern, tetapi menyebabkan proses loading lebih lambat dan tidak lebih mudah dari versi 7.5.
* Manual Update hanya menyediakan 2 ukuran 6 MB dan 23 MB.
Membaca beberapa forum diskusi, ada beberapa keluhan bahwa AVG 8.0 menyebabkan koneksi internet lebih lambat, tetapi belum jelas kebenarannya. Jika anda telah menggunakan AVG 8.0 maupun AVG 7.5 silahkan berbagi pengalaman (dengan menulis komentar) tentang kinerja masing-masing Antivirus tersebut, mungkin bisa menambah informasi bagi kita semua.
update & support avg 7.5 akan segera berakhir
Mungkin tidak sedikit yang menggunakan AVG 7.5 Free Edition, setelah update di bulan Juni mendapatkan pesan bahwa Update AVG 7.5 Free Edition tidak akan disediakan lagi setelah tanggal 25 Juni 2008. Dari berbagai forum dan diskusi isu menjadi pembicaraan yang cukup hangat. Benarkah seperti itu ?
Mengenai pesan yang muncul, memang benar. Banyak user yang mengupdate awal-awal bulan Juni 2008 ini akan mendapatkan pesan sebagai berikut :
Don’t forget! Deadline extended.
Update for your current AVG 7.5 Free will not be available after June 25th 2008.
AVG 7.5 is being replaced by AVG 8.0 and you will have to upgrade to stay safe…
Pesan yang muncul itu cukup membuat banyak penggunanya panik, bahkan ada yang langsung mengganti dengan antivirus lainnya. Sebelumnya juga beredar informasi bahwa Update berakhir tanggal 31 Mei 2008. Hal ini cukup membingungkan pengguna AVG 7.5 Free Edition. Berdasarkan forum resminya, salah satu member Team AVG memberitahu bahwa AVG 7.5 tetap akan diupdate sampai tanggal 31 Desember 2008, tetapi programnya sendiri memberitakan informasi yang berbeda. Akhirnya forum ditutup karena ketidakjelasan tersebut.
Yang menarik, setelah berbagai forum membahas tentang informasi tersebut, beberapa hari kemudian pesan tersebut dilaporkan tidak muncul lagi. Saya sendiri ketika mencoba menginstall tanggal 17 Juni dan mengupdate langsung, tidak muncul pesan tersebut. Mungkin pesan itu hanya strategi pemasaran atau agar user segera beralih ke versi 8.0. Tapi ini juga menjadi tanda bahwa sebentar lagi atau setiap saat AVG 7.5 Free Edition benar-benar tidak di support lagi.
Jika AVG 7.5 Free Edition dalam waktu dekat ini sudah tidak di support lagi, sepertinya banyak user akan beralih ke Antivirus lainnya, mengingat AVG Free Edition versi 8.0 masih terlihat belum maksimal. Jadi kita lihat saja nanti, AVG 7.5 Free Edition akan di suport sampai kapan. AVG tentu tidak akan gegabah memutuskan support suatu produk yang masih dipercaya banyak user, sementara versi penggantinya masih belum handal. (http://ebsoft.web.id)
update dan perbaikan avg 8.0
Setelah mendapat berbagai keluhan dari penggunanya mengenai AVG 8.0, akhirnya AVG Antivirus merilis update program terbarunya, yaitu AVG 8.0.130 – SP1. Versi ini baru ada untuk versi profesional (AVG Free Edition masih belum, mungkin sebentar lagi). Di versi ini terdapat banyak perbaikan yang selama ini banyak dikeluhkan user.
Bagi yang sudah pernah menggunakan AVG 8.0 dan sebelumnya menggunakan AVG 7.5, pasti merasa perubahan yang cukup signifikan, dan mungkin merasa banyak kekurangan/kelemahan, disamping kelebihan yang ada. Nah, baru saja dirilis program update untuk versi 8.0 dengan berbagai perbaikan dan peningkatan. Apa saja ?
Perbaikan-perbaikan AVG 8.0.130 – SP1 (Rilis 20 Juni 2008)
* Pembuatan ulang proses komunikasi internal program untuk menghilangkan tampilan status program ( hibernation, sleep mode, cold restart dan lainnya)
* Menampilkan icon di system tray ketika menjalankan scan, dan bisa di pause atau di stop dan klik kanan
* Opsi baru ditambahkan untuk mengabaikan status komponen melalui klik kanan di tampilan utama AVG, sehingga icon di system tray tidak menampilkan peringatan lagi
* Penambahan tab (window) baru jika ditemukan rootkit hasil scan
* System restore point dibuat sebelum melakukan update program
* Menambahkan opsi baru untuk verifikasi koneksi server admin di Program advanced settings
* Perbaikan pemrosesan file EML ( Outlook Express Email Message ) termasuk scanning mailbox user
* Optimalisasi kebutuhan memori (RAM)
* Peningkatan statistik hasil deteksi di Email Scanner dan Resident shield
* Design baru pop-up window di system tray dan disediakan informasi tambahan
* Untuk mencegah konflik dengan sistem operasi, hanya di install driver minimum dalam safe mode; kemudian dimungkinkan untuk menjalankan on-demmand scanning hanya dari command line, dan menu dialog tampilan baru disediakan untuk mempermudah konfigurasi scan
* Penambahan opsi untuk mengembalikan file di virus vault ke folder aslinya, meski foldernya sudah di remove/dihapus
* Penambahan opsi untuk menghapus History Email scanner dan Resident Shield
* Peningkatan stabilitas dan design antarmuka (GUI)
* Peningkatan akses tampilan dengan keyboard
* Perbaikan bug yang tidak kompatibel dengan beberapa screenreader, seperti JAWS.
Setelah mencoba sendiri (versi Trial 30 hari) memang AVG versi ini lebih baik dari versi 8.0 rilis sebelumnya, baik penggunaan memori, CPU, status komponen yang dengan mudah diabaikan tanpa tanda/icon “warning”, antarmuka yang lebih cepat dan lainnya. Berikut contoh pesan notifikasi setelah selesai scan.
Bagaimana dengan AVG 8.0 Free Edition ?
Untuk AVG Free Edition sepertinya harus menunggu beberapa waktu sebelum dirilis program update ini, seperti sebelumnya. Mungkin ini sebagai strategi pemasaran mereka juga.
(sumber http://www.grisoft.com/ww.94118 )
Antivirus Terbaik Tahun 2008
Antivirus Terbaik Tahun 2008
Antivirus Terbaik 2008 Q1
Di kuarter pertama tahun 2008 ini, AV-test.org yang bekerjasama dengan AV-Test GmbH (Jerman) selesai mengadakan berbagai test membandingkan sekitar 28 Antivirus. Semua produk diambil dari versi terbaik yang diupdate pada tanggal 7 Januari 2008 dan ditest didalam sistem operasi Windows XP SP2 (English). Hal ini tentu saja merupakan Informasi dan test yang sangat bermanfaat sebagai referensi untuk memilih Antivirus.
Pengetesan-pengetesan itu adalah sebagai berikut :
* Signature-based test
* False-Positives-Test ( kesalahan mendeteksi virus )
* Proactive detection
* Reaction times
* Rootkit detection (12 active samples)
Test ini untuk mengetahui akurasi Antivirus mendeteksi berbagai jenis virus yang ada. Pengetesan digunakan sample berbagai virus, trojan horses, backdoors, bots dan worm yang berjumlah lebih dari 1 juta (1.024.381 sample). Semuanya merupakan mallware yang menyebar selama 6 bulan terakhir. Pengetesan dilakukan dengan memberikan rating “very good” (++) terhadap Antivirus yang mampu mendeteksi lebih dari 98% mallware tersebut.
Pengetesan kedua dilakukan untuk mengetahui prosentase kesalahan mendeteksi file yang bersih. Untuk ini digunakan 65.000 clean files, dan hasilnya memberikan predikat “very good” (++) jika antivirus tidak mendeteksi kesalahan.
Proactive detection untuk mengetahui seberapa aktif Antivirus mampu mendeteksi virus-virus baru atau kemampuan mendeteksi ketika database virus belum diupdate ( misalnya belum diupdate selama satu mingggu ), selain itu juga kemampuan mendeteksi terhadap virus yang senantiasa merubah diri. Reaction times merupakan test untuk mengetahui seberapa cepat perusahaan Antivirus menanggapi menyebarnya virus baru, berdasarkan 55 sample di tahun 2007. Jika reaksi yang diberikan kurang dari 2 jam akan diberikan predikat “very Good” (++). Test terakhir untuk mendeteski keberadaan Rootkit, dengan menggunakan 12 sample.
Bagaimana Hasilnya ?
Berikut hasil dari masing-masing test tersebut :
Signature-based Detection :
Kemampuan mendeteksi dari 1.024.381 sample virus.
Nama AntiVirus Terdeteksi Prosentase
WebWasher (gateway product only) 1023742 99,9%
AVK 2008 1022418 99,8%
AntiVir 1020627 99,6%
Avast! 1018204 99,4%
Trend Micro 1009662 98,6%
Symantec 1006849 98,3%
AVG 1005006 98,1%
BitDefender 1003902 98,0%
Kaspersky 1003470 98,0%
Ikarus 1002894 97,9%
Sophos 1001655 97,8%
F-Secure 999806 97,6%
Microsoft 992880 96,9%
F-Prot 986961 96,3%
Panda 979409 95,6%
Rising 962674 94,0%
Norman 962191 93,9%
McAfee 959919 93,7%
Fortinet 957558 93,5%
Nod32 953936 93,1%
Dr Web 887736 86,7%
VBA32 885313 86,4%
QuickHeal 862919 84,2%
ClamAV 791505 77,3%
Command 729233 71,2%
VirusBuster 693944 67,7%
K7 Computing 571329 55,8%
eTrust-VET 566161 55,3%
PCMAV 1.4 with USB DISK FILTERING BETA1
Seperti sebelumnya pc-media sebagai salah satu majalah komputer yang cukup ternama di Indonesia, untuk bulan ini telah mengeluarkan antivirus terbaru buatannya yang pastinya telah kita kenal terutama bagi pengguna komputer, yakni antivirus PCMAV yang sekarang telah mencapai versi 1.4. Sebagai salah satu antivirus buatan lokal Ia mampu untuk bersaing dengan antivirus luar. sebenarnya selain pcmav ada juga antivirus lokal lain yang bagus seperti ANSAV tapi entah kenapa sangat jarang sekali updatenya.
Dari situs virusindonesia.com PCMAV terbaru ini juga menyertakan sebuah auto scan yang bernama usb disk filtering yang sebenarnya masih merupakan versi beta 1. Sebagaimana yang di klaim melalui situs virusindonesia.com
Fitur baru ini merupakan pengembangan fitur AutoScan yang selama ini ada di RTP, tentunya dengan penambahan algoritma dan teknologi baru. Saat PCMAV RTP aktif, colokkan sebuah USB Flash Disk. Secara otomatis USB Disk Filtering akan bekerja dengan melakukan pemeriksaan.
Selain virus yang sudah dikenal, sulit buat virus baru yang memanfaatkan sebuah USB Disk untuk penyebarannya lolos dari pemeriksaan RTP USB Disk Filtering ini. Salah satu kunci fitur baru ini adalah ditanamkannya 2 algoritma baru yang teruji efektif mampu mengenali virus yang belum dikenal sekalipun yang memanfaatkan USB Disk sebagai media penyebaran. Silahkan coba sendiri.
sedangkan untuk fitur-fitur baru lainnya serta penambahan jumlah atau database virus yang sudah dikenali dapat membacanya pada file readme.txt yang disertakan bersama antivirus tersebut…….
Jika ungin mengetahui beberapa parameter penggunaan PCMAV dapat membaca pada MASEKO.COM
Tinggalkan sebuah Komentar
Tinggalkan sebuah Komentar
Tinggalkan sebuah Komentar