menambah speed firefox

Bagi pengguna Firefox yang ingin menambah kecepatan browser, metode-metode berikut ini bisa dicoba, seperti dikutip detikINET dari Online-tech, Jumat (20/6/2008).

Metode 1:

1. Buka browser Mozilla Firefox.
2. Ketik ‘about:config’ pada address bar, lalu tekan enter.
3. Turunkan halaman sampai Anda menemukan kalimat ‘browser.tabs.showSingleWindowsModePrefs’, lalu double klik sehingga settingannya menjadi ‘true’.
4. Turunkan lagi halaman Firefox sampai Anda menemukan baris berbunyi ‘network.http.pipelining’, lalu double klik sehingga settingannya juga menjadi ‘true’.
5. Terakhir, turunkan lagi halaman Firefox dan carilah baris yang berbunyi ‘network.http.pipelining.maxrequests’, lalu double klik. Anda akan disuguhi sebuah window pop up. Ubahlah angka di pop up itu menjadi 60. Kemudian tekanlah ‘Ok’.
6. Tutup Firefox lalu coba buka kembali. Jika tidak ada masalah, Firefox Anda akan terbuka 10-40 persen lebih cepat daripada sebelumnya dengan langkah-langkah seperti di atas.

Metode 2:

Langkah mujarab lain untuk meningkatkan kecepatan Firefox adalah dengan menggunakan add-on untuk Firefox bernama FasterFox. FasterFox ini membuat pemakaian bandwidth lebih efektif sehingga bisa mempercepat performa Firefox. Anda bisa mendownload FasterFox di alamat: http://fasterfox.mozdev.org.

booting lambat?

Dengan spesifikasi komputer standard saat ini, untuk menampilkan windows [Xp] secara penuh seharusnya kurang dari satu menit atau sekitar itu. Tetapi jika tampilnya lebih dari 2 menit atau berhenti lama sebelum desktop (icon, start menu dan lainnya ) tampil penuh, kemungkinan ada yang bermasalah windows-nya.

Ada beberap hal yang bisa kita cek untuk mengetahui permasalahan ini. Hal mendasar yang harus diperiksa adalah program apa saja yang berjalan ketika windows tampil. Untuk mengetahuinya bisa di periksa dengan tools seperti Autoruns. Lihat di Tab Logon terutama bagian HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run sampai kebawah.

Daftar yang ada merupakan program yang akan selalu dijalankan bersamaan dengan windows. Jika ada program yang tidak dikenal, mencurigakan atau aneh, hilangkan tanda check disampingnya, yang berarti program tersebut tidak akan dijalankan ketika windows start. Atau program yang hanya meminta Update atau aplikasi lainnya yang tidak begitu penting, hilangkan saja tanda checknya ( baca juga inidan ini )

Setelah selesai, kemudian Restart Komputer, dan periksa apakah loading masih juga lambat. Jika masih lambat maka perlu dicek Sistem-nya dengan langkah sebagai berikut :

* Buka Event Viewer (Control Panel > Administrative Tools > Event Viewer)
* Setelah tampil, dari daftar di sebelah kiri dibagian Even Viewer (Lokal) pilih System, akan ditampilkan keterangannya/pesan disebelah kanan (Informations, Error dan warning)
* Hapus pesan yang ada, dengan cara memilih menu Action > Clear All Events. Ketika muncul konfirmasi akan disimpan, klik saja yes untuk menyimpan semua pesan tersebut. Setelah daftarnya kosong, Restart Komputer
* Ketika loading biarkan sampai windows tampil penuh, setelah selesai, periksa kembali Event Viewer bagian System (seperti diatas)
* Coba diamati, terutama bagian Error atau Warning. Periksa kolom waktuya (Time), jika selisih waktu antara pesan tersebut dengan pesan d atasnya cukup jauh (mungkin lebih dari 1 atau 2 menit), maka kemungkinan permasalahannya disitu. Double klik untuk mengetahui permasalahannya

Jika kita bisa memahami permasalahan/deskripsinya maka coba langsung diatasi. Tetapi mungkin sebagian akan kesulitan membaca pesan tersebut, apalagi ada informasi yang sama sekali aneh. Jika seperti itu, catat atau perhatikan pesan yang ada, kemudian kita tanya ke ahlinya (perlu koneksi ke Internet) yaitu dengan membuka alamat ini : http://go.microsoft.com/fwlink/events.asp

Bagaimana Selanjutnya ?
Setelah membuka link tersebut, tampil seperti berikut.

Coba gunakan pencarian yang diatas, jika tidak brehasil gunakan pencarian bagian bawah. Bisa dimasukkan kode event ID atau sebagian isi dari Description. Seharusnya akan ditampilkan artikel atau pembahasan mengenai permasalahan yang ada. (http://ebsoft.web.id)

Mencegah virus menular melalui Flashdisk

Mencegah virus menular melalui Flashdisk
Dengan penggunaan flashdisk yang sudah umum dimana-mana, menjadi salah satu sebab menjamurnya virus, terutama virus lokal. Ini terlihat sejak masa jayanya virus brontok. Sampai saat ini, saya sering sekali melihat hampir setiap komputer/laptop teman-teman di perkantoran terkena virus, yang terkadang mereka tidak menyadari. Selain Antivirus yang seharusnya senantiasa diupdate minimal seminggu sekali, sebenarnya ada tips yang sangat bermanfaat untuk mencegah menularnya virus dari media seperti flashdisk tanpa kita sadari. Berikut langkah-langkahnya :

1.Buka Registry Editor, dengan cara klik Start Menu > Run dan ketik regedit dan klik OK
2.Cari Lokasi :
KEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
3.Buat key baru ( Klik kanan > New > DWORD Value ) beri nama : NoDriveAutoRun
4.Double klik untuk mengisi nilai ( data ). Pilih Base : Decimal dan isikan Value data dengan nilai 67108863
5.Jika diperlukan, dapat juga menambahkan nilai yang sama di
HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer
6.Restart Komputer

Dengan penambahan setting ini, maka ketika kita memasang flashdisk, windows tidak akan otomatis menjalankan program autorun yang ada di flashdisk. Untuk lebih jelasnya, artikel ini dapat dicari/dibaca di tutorial Windows Registry Guides.

Tips mencegah Virus menyerang/masuk komputer kita

Sebaik apapun antivirus yang kita gunakan + Update terbaru pun tidak menjamin komputer bebas dari virus, karena virus selalu berkembang dan update anti virus [sebagian besar] hanya mengikuti perkembangan virus itu sendiri ( jadi ketika virus sudah menyebar, kemungkinan anti virus bisa mendeteksi baru beberapa hari kemudian ). Tetapi Komputer tanpa anti virus jauh lebih rentan untuk terkena virus

Bagi sebagian besar pengguna, mungkin artikel ini sudah biasa dan bukan barang yang baru lagi, tetapi bagi pengguna biasa / awam mungkin dapat bermanfaat untuk mencegah virus masuk / menular ke PC kita. Mengingat perkembangan virus dalam negeri yang begitu pesat. Hal ini mungkin karena banyaknya [adanya] source code yang menjelaskan cara pembuatan virus yang dipublikasikan secara umum, yang mungkin maksudnya sekedar tukar informasi saja, tetapi diluar itu kemungkinan banyak yang mengembangkan sendiri untuk membuat virus dan memancing programmer untuk mencoba-coba.

Beberapa hal yang perlu di persiapkan untuk mencegah virus masuk/menular ke komputer kita adalah:

* Gunakan antivirus yang senantiasa di update, paling tidak seminggu sekali, jika online maka aktifkan auto update pada antivirus
* Non aktifkan fasilitas autorun pada komputer kita, sehingga CD-ROM maupun flashdisk yang kita masukkan ke komputer tidak langsung menjalankan file yang ada di dalamnya. Bagi yang belum tahu, bisa dilihat caranya disini
* Tampilkan semua ekstensi file windows, termasuk file system windows. Caranya : Di windows explorer buka menu Tools > Folder Options… kemudian pilih tab view Kemudian pilih (aktifkan) opsi “show hidden files and folder”, hilangkan check pada pilihan “Hide extensions for known file types” juga hilangkan tanda check pada “Hide protected operating system files (Recommended)”.
* Periksa setiap flashdisk yang dimasukkan apakah ada file autorun.inf, jika ada coba dilihat isinya, jika mengacu ke sebuah file .exe, .dll atau .scr yang aneh / hidden, segera hapus file-nya atau scan dengan antivirus
* Ini yang mungkin sangat penting : Jika komputer digunakan oleh banyak orang, minta agar pengguna berhati-hati sebelum menjalankan sebuah file, jangan hanya melihat icon-nya, tapi melihat ekstensinya. Misalnya file itu dengan icon ms word, excel, gambar, mp3 dsb tetapi kok berekstensi .exe, .scr, .vbs, .bat atau tidak sesuai dengan iconnya, harap diwaspadai
* Gunakan tools / program seperti autoruns untuk melihat file/program apa saja yang berjalan ketika windows diaktifkan. Jika ada program yang aneh segera tanyakan kepada orang yang lebih tahu.

Semoga artikel ini bermanfaat, jika ada tambahan/masukan tips silahkan, diharapkan akan menambah keamanan dalam menggunakan komputer

mendeteksi adanya virus

Tips ini mungkin bermanfaat, terutama disaat komputer kita atau teman kita kok tiba-tiba “aneh”. Ada beberapa indikasi yang mungkin bisa dijadikan dasar untuk memperkirakan apakah komputer kita terinfeksi virus ( Untuk Sistem Operasi Windows ), diantaranya :

* Komputer mulai berjalan sangat lambat, ini juga bisa terjadi karena banyaknya program yang kita install dan berjalan di background
* Munculnya file-file aneh di folder tertentu. Misalnya file yang bernama sama dengan file dokumen atau nama folder
* Komputer sering restart atau mati sendiri sewaktu-waktu atau kita membuka program khusus seperti Task Manager, anti virus dan lainnya
* Adanya logo tertentu jika kita klik kanan My Computer > Properties
* Hilangnya beberapa opsi di komputer atau program tidak bisa berjalan, seperti tidak bisa membuka Folder Options atau menunya hilang, tidak bisa menjalankan Registry Editor, Membuka kotak Run, Command Prompt dan lainnya
* Program Anti virus dan sejenisnya tidak bisa berjalan
* Terkadang muncul pesan-pesan aneh seperti puisi dan sejenisnya

Jika komputer anda mengalami beberapa indikasi diatas, berikut tips untuk mencari lokasi virus yang kemungkinan menyerang komputer kita.

Sebelumnya ada tools/program yang diperlukan, yaitu Autoruns yang merupakan merupakan bagian dari tools SysinternalsSuit Selengkapnya bisa juga dibaca Artikel ini, tentang cara memperolehnya.

Untuk melakukan pengecekan, pertama-tama silahkan dibuka program Autoruns

, kemudian pilih tab Logon. Daftar yang ditampilkan merupakan file-file atau program yang berjalan bersama Windows ketika kita mengaktifkan komputer. Jika ada file-file yang aneh atau tidak penting maka bisa di non aktifkan, dengan menghilangkan tanda check. Tetapi hati-hati, jangan salah menonaktifkan program, karena bisa berakibat Windows tidak berhasil hidup. Berikut beberapa daftar yang merupakan program atau aplikasi yang dimiliki Windows dan sebaiknya tetap dibiarkan, jangan dihilangkan tanda checknya :

* rdpclip, merupakan aplikasi utama yang menangani masalah Copy File. Menyediakan fungsi bagi Terminal Services server yang mengijinkan copy dan paste antara server dan client. Program is important penting untuk kestabilan dan keamanan komputer, jadi biarkan saja
* userinit, merupakan kunci proses di sistem operasi Windows. Pada proses boot-up aplikasi ini mengatur urutan start up yang diperlukan, seperti Koneksi jaringan, dan Windows Shell. Program ini sangat penting, jangan dimatikan
* explorer, merupakan program manager atau Windows Explorer. Aplikasi ini mengatur Tampilan Windows, Start Menu, taskbar, DEsktop dan File Manager. Jika dimatikan maka tampilan/antarmuka windows tidak akan muncul.
* ctfmon, merupakan proses aplikasi yang dimiliki Microsoft Office, mengatur masalah Alternative User Input Text Input Processor (TIP) dan Microsoft Office XP Language Bar. Program ini tidak harus jalan, tetapi sebaiknya tidak dimatikan.

Ketiga file pertama merupakan aplikasi yang biasanya senantiasa ada di sistem operasi windows ( kecuali windows 9x / ME, yang mungkin hanya userinit dan explorer), dan seharusnya dibiarkan saja, sedang aplikasi keempat muncul jika terdapat aplikasi Microsoft Office di sistem. Dan penting diperhatikan bahwa dua aplikasi pertama diatas ( rdpclip dan userinit ) lokasinya ( kolom Image Path ) ada di C:\Windows\sistem32, aplikasi explorer ada di folder C:\Windows, sedang ctfmon ada di folder C:\Windows\sistem32, dengan asumsi kita install Sistem operasi di Drive C:. Selain keempat file diatas, bisa dicermati lokasi filenya dikolom Image Path, Apakah file tersebut merupakan anti virus, anti spyware, Sound manager, tools untuk printer dan sebagainya. Jika ada aplikasi yang lokasinya di tempat aneh atau di windows system, tetapi kita tidak mengenalinya atau tidak pernah menginstall aplikasi tersebut, bisa jadi merupakan virus.

Ada beberapa hal ketika kita mencermati daftar yang ada dalam Autoruns tersebut. Terkadang virus, Trojan, Malware dan sejenisnya akan menggunakan nama yang sama atau mirip dengan aplikasi yang dimiliki windows seperti explorer, expiorer, exploler, spooler dan sebagainya, maka perlu dicermati nama dan lokasinya. Misalnya ada nama explorer tetapi lokasinya bukan di C:\Windows, maka bisa jadi adalah virus. Selain itu, jika kita hilangkan tanda check program atau aplikasi tertentu kemudian setelah beberapa waktu di refresh kembali lagi atau muncul lagi, maka kemungkinan besar aplikasi tersebut merupakan salah satu virus.

Jika ingin mengetahui deskripsi tentang suatu proses aplikasi, bisa dilihat alamat ProcessLibrary.com. Semoga bermanfaat.

avg 7.5 vs avg 8.0

Sudah lebih dari satu bulan sejak di release-nya AVG 8.0 Free Edition, apakah anda termasuk pengguna AVG? Sudah menggunakan versi 8.0 atau masih dengan versi 7.5. Apakah versi baru selalu lebih baik dari versi sebelumnya? bagaimana kinerja AVG 8.0 ?

Berikut beberapa perbandingan antara AVG 7.5 Free Edition dengan AVG 8.0 Free Edition baik berdasarkan pengalaman selama menggunakan keduanya maupun didapatkan dari berbagai diskusi atau forum lain di Internet.

Perbandingan Umum
AVG 7.5 Free Edition AVG 8.0 Free Edition
Operating System Win 98/ME/NT/2000/XP/Vista Win 2000/XP/Vista
Minimum Hardware
Requirement

* Intel 486 133 MHz * Intel Pentium CPU 300 MHz
* 30 MB HDD space (instalasi) * 70 MB HDD space (installasi)
* RAM 32 MB * RAM 64 MB

Program Installation 37 MB 47 MB
Interface Simple Modern
Manual Update 4 Sizes : ~60 KB, ~800 KB, ~6MB, ~23 MB 2 Sizes : ~6 MB, ~23 MB
Update Type Priority, Recommended, Optional – (One type)
Components * AntiVirus * Antivirus
* Scheduler * Scheduler
* Email Scanner * Email Scanner
* Resident Shield * Resident Shield
* Virus Vault * Virus Vault
* Update manager * Update manager
* Shell Extensions * Shell Extensions
* Anti Spyware
* Link Scanner

Memory Usage (Idle)* 3.1 MB 49.1 MB
(avgemc.exe, avgupsvc.exe, avgcc.exe,avgamsvr.exe) (avgwdsvc.exe, avgrsx.exe, avgtray.exe, aavgapi.exe)
Memory Usage (Scan)* 63.4 MB 122 MB
Av. CPU Usage* 14% 28%

Waktu Scanning

Di komputer saya, dengan spesifikasi CPU AMD Athlon 64 LE-1600 2.2 GHz, 896 MB RAM proses scanning seluruh file di komputer antara AVG 7.5 dan AVG 8.0 Update 2 Juni 2008 adalah sebagai berikut :
AVG 7.5 Free Edition AVG 8.0 Free Edition
Object Scanned 79.802 804.012
22 Sample Virus 1 tidak terdeteksi Semua terdeteksi
Waktu Scan 55 Menit 36 detik 1 Jam 8 menit 4 detik
Error – –

Pada proses scanning tersebut, setting scan archive tidak diaktifkan agar tidak telalu lama. Kemudian diambilkan sample 22 jenis virus yang baru-baru saja banyak menginfeksi komputer teman-teman disini. Untuk AVG 8.0 menggunakan setting default. Hasilnya, AVG 7.5 tidak berhasil mendeteksi satu virus ( W32.Drowor.C atau Trojan horse Generic8.EGR ). Object scanned yang berbeda sangat jauh di AVG 8.0, sepertinya karena scan pada Registry windows, sehingga waktu scannya pun lebih lama.

Dari beberapa perbandingan diatas, meskipun hanya 22 sample virus, terlihat untuk kemampuan mendeteksi virus, AVG 8.0 lebih baik, disamping memiliki tambahan fasilitas seperti Anti Spyware dan Link Scanner (Safe search). Meskipun begitu AVG 8.0 memiliki beberapa kekurangan terutama dibanding AVG 7.5, antara lain:

* Penggunaan memory yang cukup besar, bahkan disaat Idle ( tidak digunakan untuk scan ). Jika komputer masih kelas-kelas pentium 3 kebawah atau memori hanya 128-256 MB akan terasa cukup berat.
* Jika salah satu komponen di non aktifkan, maka AVG akan selalu memberikan keterangan “You are Not Protected”, dengan icon AVG yang disertai tanda warning merah.
* Tidak bisa menon aktifkan auto update. Jika komputer tidak terkoneksi ke internet, fasilitas ini tidak perlu diaktifkan.
* Meski tampilannya terkesan modern, tetapi menyebabkan proses loading lebih lambat dan tidak lebih mudah dari versi 7.5.
* Manual Update hanya menyediakan 2 ukuran 6 MB dan 23 MB.

Membaca beberapa forum diskusi, ada beberapa keluhan bahwa AVG 8.0 menyebabkan koneksi internet lebih lambat, tetapi belum jelas kebenarannya. Jika anda telah menggunakan AVG 8.0 maupun AVG 7.5 silahkan berbagi pengalaman (dengan menulis komentar) tentang kinerja masing-masing Antivirus tersebut, mungkin bisa menambah informasi bagi kita semua.