Konfigurasi Wireless di Komputer Windows Vista

Koneksi ke jaringan menggunakan kabel ataupun Wireless pasa dasarnya sama saja. Yang membedakan adalah media yang digunakan saja. Baik menggunakan kabel UTP maupun Wilress, komputer Windows Vista secara otomatis akan membaca ketika komputer tersebut masuk ke area jaringan dan secara otomais akan mendapatkan IP dari server atau Switch yang mendukung fasilitas DHCP.

Saat ini tampakya koneksi jaringan menggunakan Wereless sudah sangat stabil dan mulai banyak digunakan. Karena selain biaya yang digunakan tidak terlalu mahal juga fasilitas yang mendukung koneksi menggunakan Wireless juga sudah banyak dijumai dipasaran dengan harga yang terjangkau.

Untuk mengkonfigurasi jaringan Windows Vista tidak memerlukan keahlian khusus, karena apabila hardware yang digunakan sudah dikenali, ketika akan membuat koneksi tinggal mengikuti petunjuk yang ditampilkan Windows Vista. Jikalau ada pekerjaan untuk melakukan seting pemakai tinggal mengisi nama koneksi, selebihnya cukup menekan tombol Next, OK atau Cancel.

Sebagai gambaran, berikut ini adalah contoh mengkoneksikan ke jaringan Wireless dari Windows Vista caranya sebagai berikut:

  • Pastikan daerah atau area Wireless sampai di komputer Anda
  • Kik tombol Start
  • Klik Connect to sehingga akan tampil seperti gambar 6-3 berikut tini.
  • Klik Set up a connection or Network setelah itu akan tampil jendela seperti gambar 6-4 berikut ini.
  • Pilih Set up a wireless router or access point
  • Klik tombol Next. Setelah itu komputer Windows Vista akan menampilkan kotak dialog Set up a wireless router or access point seperti gambar 6-5. Pada tampilan ini ada dua pilihan yang bisa digunakan apabila Anda sudah mempunyai koneksi ke jaringan Wireless yatu Connect to a network dan Set up file and printer sharing.
  • Klik Next untuk melanjutkan
  • Klik tombol Create wireless network settings and save a USB flash drive. Pilihan ini digunakan untuk membuat dan menyimpan setingan ke media USB Flash yang nantinya bisa digunakan untuk melakukan konfigurasi di komputer lain.
  • Ketikkan nama SSID Anda, misalnya LAPTOP_TTG_Network seperti gambar berikut ini
  • Klik Next
  • Klik Next
  • Klik Allow sharing wth anyone with a user account and password for this komputer. Pilihan ini digunakan untuk melakukan setup fasilitas sharing secara otmatis dan tentu saja pemakai harus memasukkan account dan password untuk menggunakan fasilitas sharing yang disediakan jaringan Windows Vista
  • Klik Next
  • Masukkan USB Flash ke USB port, kemudian klik Next untuk melanjutkan. Jika USB tidak dikenai Anda bisa melakukan setup driver dari USB tersebut. Namun umumnya USB yang beredar saat ini sudah dikenali dengan baik oleh Windows Vista.
  • Klik tombol Close untuk menutup kotak dialog ini.

Dengan mengikuti langkah yang telah dijelaskan di atas Anda sudah bisa melakukan koneksi ke jaringan Windows Vista. Namun demikian tidak selalu harus mengikuti langkah di atas

Struktur Pengalamatan IPv4 dan IPv6

Seperti kita ketahui bahwa Microsoft Windows Vista sudah mendukung kemampuan IPv6 dan terbukti dengan menggunakan protokol tersebut koneksi jaringan akan lebih baik, serta kemampuan Play and Play sudah teruji bisa mengkonfigurasi jaringan secara otomatis. Sejak TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) diperkenalkan dan dijadikan suatu setandar oleh komunitas Internet diseluruh dunia termasuk di Indonesia. Protocol ini memang perkembangannya tidak secepat perkembangan software ataupun sistem operasi.

Dengan diimplementasikannya protokol ini komputer bisa saling berkomunikasi antara satu dengan komputer lainnya dalam suatu jaringan dengan mudah, cepat dan akurat. Tentu saja agar protokol ini berfungsi dan bisa digunakan oleh komputer dalam suatu jaringan harus memiliki alamat atau address yang unik bernama IP address. IP Address itu sendiri memiliki format xxx.xxx.xxx.xxx, umpamanya alamat yang paling mudah dan umum digunakan adalah 192.168.10.1.

Pada IPv6 ini struktur pengalamatannya juga berbeda dengan versi sebelumnya, dimana pada IPv4 misalnya masih menggunakan angka-angka atau alamat yang secara umum masih bisa dibaca , misalnya 192.168.51.x. Tetapi pada IPv6 struktur pengalamatannya sudah lain, yaitu menggunakan alamat yang ada di NIC atau WLAN.

Sebenarnya IPv6 ini sudah diperkenalkan beberapa tahun lalu, namun implementasi di keluarga Windows baru penuh diterapkan pada Microsoft Windows Vista. Pada Microsoft Windows Server  2003 IPv6 sudah diimplementasikan. Selain IPv6, sistem operasi server generasi terbaru ini sudah mendukung penuh DHCPv6  (Dynamic Host Configuration Protocol veri 6).

Dukungan penuh terhadap IPv6 dan DHCPv6 menjadikan Windows Server 2008 sebagai sistem operasi tercanggih, namun demikian, walaupun sudah mendukung IPv6 dan DHCPv6, Windows tetap mengakomodasi IPv4 dan DHCP versi sebelumnya. Karena masih banyak sistem operasi baik berbasis jaringan maupun standelone masih memanfaatkan protocol generasi sebelumnya

PCMAV 2.0 Alpha 2 Valkyrie

Image

Beberapa hari yang lalu tepatnya tanggal 30 November, saya dapat e-mail dari Pimpinan Redaksi PCMEDIA (Pak Anton R. Pardede). Inti dari e-mailnya adalah saya diberi kesempatan untuk menguji coba PCMAV Versi 2.0 versi Beta alpha 2.

Sebagai informasi PC Media Valkyrie Alpha2 merupakan sebuah prototype untuk versi generasi berikutnya dari PCMAV, yang saat ini sedang dikembangkan secara intensif oleh tim antivirus PC Media. Valkyrie Alpha2 tersedia hanya untuk “kepentingan uji coba semata” dan diberikan terbatas kepada pembaca PC Media yang terpilih untuk mengujicobanya (termasuk saya:) ).

O. ya sebelumnya saya pernah membaca versi 2.0 alpha 1, silakan baca disini.

Apa yang baru di PC Media Valkyrie Alpha 2:

  • Virus Quarantine: File yang terinfeksi/dicurigai kini dapat dilakukan karantina ke lokasi yang aman dan terlindungi. Klik angka pada info Quarantined untuk masuk ke menu karantina.

Image

  • Virus Submit: Pengiriman otomatis yang aman file-file yang dicurigai bervirus ke PC Media untuk dianalisa dan segera dibuatkan antivirusnya. Hanya untuk virus
    yang dicurigai dengan klik-kanan pada karantina.

Image

  • Perbaikan bug floating-point pada AutoUpdate yang menyebabkan Valkyrie pada beberapa kondisi tidak dapat mendeteksi adanya update terbaru.

Image

  • Penyempurnaan tampilan baru yang lebih segar.
  • Perbaikan beberapa bug minor lainnya yang ditemukan di Alpha1.

Apa rencana pengembangan Valkyrie di rilis Alpha berikutnya?

  • Penggabungan Cleaner+RTP ke modul utama PCMAV yang terintegrasi.
  • Teknologi RTP Advanced USB Disk Filtering generasi baru.
  • Teknologi “GeneticHeuristic 2″ generasi baru untuk pendeteksian virus baru yang belum dikenal.
  • Kemampuan pendeteksian terhadap virus yang menggunakan teknik “siluman”
    untuk bersembunyi dari Windows dan antivirus lainnya.
  • Penyempurnaan algoritma pendeteksian dan pemulihan file yang terinfeksi virus.
  • Penyempurnaan tampilan baru.

Secara keseluruhan PCMAV alpha 2 ini mengalami perubahan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan versi 1.9. Saya juga merasakan proses scaning lebih cepat dan desain lebih menarik. Tambahan fitur Quarantine dan submit virus yang tidak terdeeksi merupakan fitur yang cukup menarik di versi ini. Namun belum terintegrasinya versi RTP menjadi kekurangan dari versi ini.