Tips melipat baju saat travelling

Tentu kita sadar bahwa ada banyak cara mengepak baju di  dalam ransel, sebagaian dari kita banyak yang tidak peduli bahwa baju-bajumu sudah tidak rapi atau kucel terutama untuk kaum adam (^^,) ….. akhirnya saya punya cara untuk mengepak baju favorit, dan saya ingin share ini kepada kalian!

Kelemahan melipat baju seperti di rumah saat traveling;

Well, lipatan baju mudah terburai, apalagi kalau kamu ingin mengambil baju terbawah. Saya orangnya pemalas, sekali terburai begitu, pasti secara asal-asalan saya lempar masuk ke dalam kantung. Volume kantung baju saya pasti mekar, harus dikempesin secara didudukin supaya bisa ditutup. Hasilnya? Baju jadi kucel semua. Tidak masalah kalau saya ada di destinasi alam, tapi agak malu kalau berada di kota metropolitan.

Kriteria mengepak baju yang ideal buat saya;

  • Cepat
  • Ringkas (makan tempat sesedikit mungkin di ransel)
  • Tahan lungsut/kucel
  • Anti berantakan (baju mana pun dapat dikeluarkan dengan mudah tanpa membuat isi kantung berantakan, tanpa harus berhati-hati)

 

Baju Gulung

baju gulung

Kamu Butuh =

  1.  Bajulah (hahhaha)
  2. Kantung Baju ( hindari kantung kresek yang berisik, itu membuat traveler lain di kamar hostel kamu terbangun saat mengeluarkan baju )
  3. Karet Gelang atau Karet Rambut (optional)

 

Caranya…….

  1. lipat baju kamu dengan memanjang dengan lebar sesuai dengan lebar kantung
  2. gulung erat-erat (hati-hati sedikit supaya tidak kucel dan tidak molor)
  3. ikat dengan karet gelang (supaya gulungan tidak terbuka secara sengaja)
  4. atur rapi di kantung dan atur yang sering dipakai berada di atas.

Arranging-rolled-clothes-inside-the-sack-DuaRansel-800x600

Nah, rapi kan…. ^^ sekalipun kamu ngambil baju yg paling bawah tetap memudahkan kamu untuk mengelurakan baju kamu tanpa harus hati-hati. gulungan-gulungan baju seperlunya untuk mencapai baju yang kamu mau. Raih bajumu, kemudian masukkan lagi sisa gulungan. Kantung baju tetap rapi!

Iklan

wisata kuliner di samarinda

hmmm….berlibur blm lengkap klo belum mencicipi makanan atau masakan khas daerah yang kita kunjungi. wisata kuliner wajib dilakukan buat manjaaiiin perut.hahahaa

kali perjalanan akan menuju samarinda di kalimantan timur. Mengunjungi kota Samarinda yang dibelah oleh sungai terbesar di Kalimantan Timur, Mahakam, pastinya akan rugi jika tidak mampir ke tempat wisata kuliner dan mencicipi khas makanan setempat. Sebagai kota yang multipot, terdiri dari beragam suku, membuat kuliner khas Samarinda menjadi beragam.

Suku dominan yang mendiami Samarinda adalah suku Banjar, Kutai, Bugis, Jawa dan Madura (semuanya satu bangsa : indonesia cuuuyyyy…). Berpadunya keragaman suku ini juga mendorong modifikasi cita rasa makanan, misalnya nasi kuning dengan cita rasa Madura yang kuat pada ladanya. Makanan khas ini umumnya tersedia sepanjang hari, kecuali nasi kuning dan lontong yang menjadi makanan khas di pagi hari.

Berikut adalah beberapa tempat wisata kuliner yang direkomendasikan untuk dicoba.
1.    Nasi Kuning

Nasi kuning hampir dapat ditemui di setiap ruas jalan di Kota Samarinda. Makanan khas yang hanya dijual di pagi hari dilengkapi dengan serundeng kelapa, dan lauk yang dimasak merah atau bumbu bali. Nasi kuning dengan cita rasa Madura dilengkapi dengan suun goreng dan rasa bumbu balinya sedikit mirip  bumbu sate Madura. Nasi kuning yang terkenal terdapat di depan Hotel Senyiur,jalan Diponegoro dan di jalan Suryanata.

2.    Soto Banjar

Soto Banjar tidak memakai santan dalam kuahnya. Dilengkapi dengan ayam suwir, perkedel kentang, suun rebus, irisan telur rebus, dan irisan daun seledri. Biasanya soto ini dimakan dengan ketupat. Soto Banjar terkenal terdapat di RM Syari,Jl. Sudirman, dekat Bank Syariah Mandiri Pasar Pagi. Selain itu juga di RM Amado Jl HIdayatullah.

3.    Ayam Banjar

Merupakan ayam goreng kering dengan rasa yang khas. Sambel dengan potongan jeruk dan sambel goreng ati menjadi pelengkap makanan ini. Juga dimakan dengan ditemani sayur bening atau sayur santan labu kuning. Ayam Banjar yang direkomendasikan terdapat di RM Makan Banjar Jl. Khabul Hasan di depan kuburan muslimin.

4.    Sate Banjar

Sate ini bebas lemak dan kulit. Bumbu kacangnya bercita rasa manis. Sate banjar bisa dimakan dengan ketupat atau nasi dilengkapi potongan timun sebagai lalap. Sate Banjar terkenal terdapat di RM Syari.

5.    Bubur Ayam Banten

Bubur ayam ini khas karena menggunakan kuah. Buburnya sendiri sudah gurih, dilengkapi dengan ayam suwir, irisan telur rebus, potongan tomat, irisan daun bawang dan seledri, dan emping goreng. Dapat dijumpai di Komp Prefab, Jl Harmonika, di depan Kantor Bapedalda.

6.    Ikan Bakar Akmal

Sambal khas rumah makan ini, menjadikan semua makanan yang disajikan terasa lezat.Ikan yang tersedia adalah patin, bandeng, ikan bawal, ikan nila dan lain-lain. Juga tersedia udang dalam ukuran sedang. RM Akmal terdapat di Jl Awang Long, di depan Telkom.

7.    Seafood

Terdapat seafood berbagai jenis yang diolah dengan berbagai cara. Salah satu rumah makan yang seafood yang ramai dikunjungi adalah RM Pondok Borneo yang terdapat di Jl Khabul Hasan.Selain itu juga Pondok Harry Crab ang berlokasi di Komp Prefab, dipinggir Jl Pahlawan.

8.    Gado-Gado Kemuning

Hanya dijual di pagi hari. Biasanya di atas jam 10 pagi, gado-gado ini sudah habis.Disiram dengan kuah kacang dan dilengkapi dengan potongan tahu, krupuk dan sayuran rebus kangkung dan taoge. Terdapat di Jl Kemuning, di belakang Mal Mesra Indah.

9.    Bakso Awang Long

Pada awalnya bakso ini dijual di Jl Awang Long. Setelah terbakar, kemudian pindah di daerah Air Hitam, dekat turunan Jl Pembangunan. Terdapat bakso urat dan bakso daging. Dimakan dengan menggunakan mie kuning basah. Bakso ini bercitarasa Jawa.

10.    Masakan Khas Kutai

Rumah makan yang terkenal menyediakan masakan khas Kutai  adalah Pondok Selera, Jl Kadri Oening. Berbagai macam masakah khas seperti rojak singkil, puyu bakar, terong bakar, gangan asam dan banyak lagi.

Nah, selamat memilih tempat wisata kuliner di Kota Samarinda!

obyek wisata di samarinda

karena rencana saya akan berkunjung ke samarinda bulan depan, saya iseng2 mencari obyek wisata apa aja yang menarik buat dikunjungi disana.dan mbah google membantu saya.

ni dia hasil browsing saya. semoga membantu

Kawasan Wisata Budaya Pampang

Kawasan Pampang yang terletak sekitar 20 km dari kota Samarinda merupakan kawasan wisata budaya yang menarik untuk menyaksikan kehidupan suku Dayak Kenyah. Obyek wisata budaya ini dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan bermotor melalui jalan raya Samarinda-Bontang. Daya tarik yang dapat disaksikan adalah Lamin atau rumah adat suku Dayak serta tarian dan upacara adat Dayak Kenyah.

Air Terjun Tanah Merah

Terletak sekitar 14 km dari pusat kota Samarinda tepatnya di dusun Purwosari kecamatan Samarinda Utara. Tempat ini merupakan pilihan tepat bagi wisata keluarga karena dilengkapi pendopo istirahat, tempat berteduh dengan pohon peneduh di sekitar lokasi, warung, areal parkir kendaraan yang luas, pentas terbuka dan tempat pemandian. untuk mencapai obyek wisata tersebut, dapat ditempuh dengan kendaraan bermotor baik roda dua maupun empat serta angkutan umum trayek Pasar Segiri – Sungai Siring. .

Penangkaran Budaya Makroman

Terletak di desa Pulau Atas, kecamatan Palaran dengan jarak lebih kurang 6 km dari Samarinda. Jenis buaya yang dipelihara yaitu buaya air tawar dan buaya Supit. Tempat pengembangbiakan buaya ini telah di lengkapi sarana dan prasarana wisata.

Kebun Raya Samarinda

Terletak di sebelah Utara kota Samarinda yang berjarak 20 km atau 30 menit perjalan darat. Di Kebun Raya Samarinda terdapat atraksi Danau alam, kebun binatang, panggung hiburan.
Telaga Permai Batu Besaung
Obyek wisata Telaga Permai Batu Besaung merupakan obyek wisata alam, terletak di Sempaja 15 km dari pusat kota Samarinda dengan kendaraan motor/mobil. Obyek wisata ini telah dilengkapi sarana dan prasarana wisata.

Kerajinan Tenun Ikat Sarung Samarinda

Terletak di jalan Bung Tomo Samarinda Seberang. Obyek wisata ini merupakan proses pembuatan sarung tradisional Samarinda, yang berjarak 8 km dari pusat kota Samarinda. Obyek tersebut telah dilengakapi sarana dan prasarana wisata. Kerajian tenun sarung ini pada mulanya dibawa oleh pendatang suku Bugis dari Sulawesi yang berdiam di sisi kiri Mahakam (sekarang menjadi Samarinda Seberang). Hampir disetiap perkampungan suku Bugis (kelurahan masjid Baka) dapat ditemukan pengrajin sarung Samarinda. Alat tenun yang digunakan para pengrajin adalah alat tradisional disebut “Gedokan” atau menggunakan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM). Produk yang dihasilkan untuk 1 (satu) buah sarung memakan waktu tiga minggu.

Taman Rekreasi Lembah Hijau

Obyek wisata Lembah Hijau merupakan obyek wisata alam, terletak di jalur jalan Samarinda – Bontang 15,5 km dari Samarinda dengan kendaraan mobil/motor. Atraksi yang terdapat obyek yang bersebelahan dengan pagar alam ini adalah tampilan atraksi yaitu replika hutan yang terdiri dari jenis kayu hutan Kalimantan serta tanaman rotan terdapat di lokasi wisata ini. Fasilitas yang tersedia adalah : cafetaria, pendopo pertemuan dan kolam pancing, camping ground.

Hutan Raya Unmul

Terletak 3 km dari terminal Lempake dilengkapi fasilitas olah raga, perahu wisata, mini zoo. Bagi wisatawan yang akan berkunjung ke obyek wisata alam Hutan Raya Unmul dapat menggunakan kendaraan roda 4 kendati di sana sudah tersedia petugas dan pusat informasinya..

Citra Niaga

Citra Niaga merupakan kawasan pusat perdagangan yang dirancang untuk menyediakan tempat usaha bagi pedagang kecil (60%) serta pedagang besar dan menengah (40%). Karena konsep pembangunan dan arsitekturnya yang estetis, Citra Niaga memperoleh penghargaan internasional Aga Khan Award pada tahun 1987.
Sebagai kota jasa dan perdagangan, di Samarinda terdapat 3 buah pusat perbelanjaan yang selalu ramai dikunjungi setiap harinya yakni Mal Lembuswana, Mal Mesra Indah dan Samarinda Central Plaza (SCP).